Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Posts Tagged ‘Sports

PUISI MUGYA SYAHREZA SANTOSA

with one comment


Tulang-Belulang Sunyi

 

untuk sebaris puisi

aku kumpulkan lagi

tulang-belulang sunyi.

 

kata yang mengandung nyeri

yang dapat menghantar perih

ke dalam diri.

 

tanpa segan

di tiap lariknya kini

kuremukkan bayanganku sendiri.

 

(2013)

 

 

 

Rajah Lutung Kasarung

 

inilah rajah pembuka,

rajah yang menyingkap kabut

jalan cerita.

pengantar yang terdengar samar

dari juru pantun

pengisahnya, yang gemar

memohon maaf

pada gusti yang sudah

menjagai.

 

membumbunglah dupa ke panggung,

ke panggung menjadi selubung pelindung.

pada raja-raja pintakan suka,

serta pada sri rohaci harapkan suci.

 

aku akan berkidung,

menembang cerita pantun,

mengguar cerita wayang,

menamsilkan lenggam laku dahulu,

merunut perangai lama.

 

tujuh lorong berjajar,

yang kedelapan inilah

sedang kutempuh.

 

alih-alih salah mengecap-ucapkan,

alih-alih keluar garis alur,

lantaran jelas menyusur galur,

tergelar jalan tutur.

 

dari mana asal perjanjian

dari mana bakal cerita

mulailah dari kahyangan.

ditadahi cupumanik,

Cupumanik astagina,

digenggam sepenuh tangan,

ditutupi dengan cadar,

disimpankan di jalan besar,

dibuka oleh orang lalu-lalang,

yang tahu raut mukanya,

yang tahu pertimbangannya,

yang mahir dalam memerankannya,

ketika digelar nyaringlah bernyanyi semua,

meminta dituturkan hikayatnya.

 

maka:

simpankanlah ke rimbun kelam-malam,

simpankanlah ke rindang siang,

tempat mengambil sekaligus meninggalkannya.

 

(2013)

 

 

 

Mugya Syahreza Santosa lahir 3 Mei 1987 di Warungkondang,

Cianjur, Jawa Barat. Buku puisinya berjudul

Hikayat Pemanen Kentang (2011). Kini tinggal dan

bekerja di Bandung.

 

PUISI KOMPAS, MINGGU, 14 APRIL 2013

 

 

 

 

Written by Puisi Kompas

April 15, 2013 at 3:24 pm

%d blogger menyukai ini: