Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Posts Tagged ‘Mashuri

PUISI MASHURI

with 3 comments


Ikan Buruk Rupa

 

Di Lembata, cinta telah menjelma mata tombak

Yang rapuh

Dengarkan deritnya yang mengapung di udara, serak

Seperti kerongkongan yang tersumpal minyak

Tak ada janji dari jejalan yang berlubang, juga mimpi

Yang dibuhul ketandusan

Kita pun seperti bintang laut yang terdampar

Di pasir panas, menggelepar

 

Tapi dari kisah ikan-ikan, dengan buruk wajah, tapi

Berdaging renyah

Terajut rahasia

Seperti rumput-rumput laut yang menenun kesabarannya

Di delta, memberi makna pada keluasan cakrawala

Bahwa di petak sempat, tempat berkubang jejak-jejak keparat

Mimpi bisa menjulang, menjadi kiblat

Bagi rupa yang hilang Baca entri selengkapnya »

Written by Puisi Kompas

Mei 30, 2014 at 6:31 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

PUISI MASHURI

leave a comment »


Hantu Kolam

 

: plung!

di gigir kolam
serupa serdadu lari dari perang
tampangku membayang rumpang

mataku berenang
bersama ikan-ikan, jidatku terperangkap
koral di dasar yang separuh hitam
dan gelap
tak ada kecipak yang bangkitkan getar
dada, menapak jejak luka yang sama
di medan lama

segalangnya dingin, serupa musim yang dicerai
matahari
aku terkubur sendiri di bawah timbunan
rembulan
segalanya tertemali sunyi
mungkin…

“plung!”

aku pernah mendengar suara itu
tapi terlalu purba untuk dikenang sebagai batu
yang jatuh
kerna kini kolam tak beriak
aku hanya melihat wajah sendiri, berserak

Banyuwangi, 2012-12-03

 

 

Hantu Musim

 

aku hanya musim yang dikirim rebah hutan
kenangan – memungut berbuah, dedaunan, juga
unggas – yang pernah mampir di pinggir semi
semarakkan jamuan, yang kelak kita sebut
pertemuan awal, meski kita tahu, tetap mata
itu tak lebih hanya mengenal kembali peta
lama, yang pernah tergurat berjuta masa

bila aku hujan, itu adalah warta kepada ular
sawah hasratku, yang tergetar oleh percumbuan
yang kelak kita sebut sebagai cinta, entah yang
pertama atau keseribu, kerna di situ, aku mampu
mengenal kembali siku, lingkar, bulat, penuh

di situ, aku panas, sekaligus dingin
sebagaimana unggas yang pernah kita lihat
di telaga, tetapi bayangannya selalu
mengirimkan warna sayu, kelabu
dan kita selalu ingin mengulang-ulangnya
dengan atau tanpa cerita tentang musim
yang terus berganti…

Magelang, 2012

 

 

Hantu Dermaga

 

mimpi, puisi dan dongeng
yang terwarta dari pintumu
memanjang di buritan
kisah itu tak sekedar mantram
dalihmu tuk sekedar bersandar bukan gerak lingkar
ia serupa pendulum
yang dikulum cenayang
dermaga
ia hanya titik imaji
dari hujan yang berhenti
serpu ruh yang terjungkal, aura terpenggal dan kekal
tertambat di terminal awal

tapi ritusmu bukan jadwal hari ini
dalam kematian, mungkin kelahiran
kedua
segalanya mengambang
bak hujan yang kembali
merki pantai
telah berpindah dan waktu pergi
menjaring darah kembali

Sidoarjo, 2012

 

 

Mashuri lahir di Lamongan, Jawa Timur, 27 April 1987. Alumnus Sastra
Indonesia Universitas Airlangga. Buku puisi terbarunya yang akan segera
Terbit adalah Munajat Buaya Darat

KOMPAS, MINGGU, 2 DESEMBER 2012

Written by Puisi Kompas

Desember 3, 2012 at 4:59 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

%d blogger menyukai ini: