Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Posts Tagged ‘Acep Zamzam Noor

Puisi Acep ZamZam Noor

leave a comment »


Cahaya Pagi

1
Di daun talas
Pagi seperti embun
Bergulir pelan

2
Cahaya pagi
Menetes dari mata
Seorang bayi

2019
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by Puisi Kompas

Mei 20, 2019 at 11:54 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

Puisi Acep Zamzam Noor

leave a comment »


Di Halaman 55

 

Di halaman ini akan kumulai lagi

Menghitung kata dan menyaringnya

Di ruang kosong ini akan kuulangi lagi

Menyusun bunyi dan memainkannya

 

Di bilangan tahun ini akan kumulai lagi

Menjumlah usia dan mengendapkannya

Di angka rawan ini akan kuulangi lagi

Menyerap waktu dan memaknainya

 

2015

Baca entri selengkapnya »

Written by Puisi Kompas

Desember 17, 2018 at 11:22 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

Puisi Acep Zamzam Noor

leave a comment »


Aku Merindukan Wajahmu

 

Aku merindukan wajahmu seperti halnya putik bungur

Menanti datangnya pagi. Di pematang aku memetik kecapi

Ketika burung-burung berkicau bersama hangat matahari

Siang bergerak menapaki gunung yang memanjang ke barat

 

Aku mengenangkan wajahmu seperti halnya bunga kemboja

Rindu pada gundukan tanah. Bukankah cinta dan kematian

Ibarat saudara kembar? Sebelum rembang petang menutup

Rumbai-rumbai kabut mengambang di atas perkebunan teh

 

Kadang aku melukiskan wajahmu seperti halnya bulir embun

Memberikan tekstur pada daun. Aku menyusuri ladang tomat

Membayangkan segala kesegaran di bumi adalah rona pipimu

Baca entri selengkapnya »

Written by Puisi Kompas

Februari 4, 2017 at 9:43 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

PUISI ASEP ZAMZAM NOOR

leave a comment »


Pelabuhan Ampenan

 

Sebuah jalan membelah kebisuan siang

Udara panas serta debu mengepul ke udara

Aku menyusuri pedestrian, melewati deretan toko

Yang sudah menjadi reruntuhan di antara gudang tua

Rumah tanpa penghuni dan biara sepi. Ke sanalah

Aku berjalan sendiri sambil menundukkan kepala

Berjalan dengan membawa sebongkah batu

Di dalam dada. Aku mencari kedai kopi Baca entri selengkapnya »

Written by Puisi Kompas

Juli 14, 2016 at 1:38 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

%d blogger menyukai ini: