Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Puisi Ebi Langkung

leave a comment »

Tungku Hutan

lubang api lubang sepi
api menjilat yang tinggi
sepi mengusap yang sirna kembali

bara menyala batin kembara
sila dan tapa duduk meliuk
memandang ke dalam
melihat yang luruh debu berguguran

dari pohon sunyi
dada burung tersesat
mencari tenang sedang ranting dan
daun hijau mulai mengasap

2019

 

Kembang Dingin

kembang dingin di lantai hening
langit malam merendah
ke makam-makam

udara berembun
melepas biji-biji rindu
di atas batu

kepada ingatan yang dibaringkan
miring bersidekap mencium tanah
dalam pasrah kegelapan

adakah yang jatuh memekar putihmu
putih sepi dari doaku di atas nisan
memelukmu dalam ketiadaan

2019

 

Mahabbah Adawiyah

Di pucuk hening kumbang buta
Menari dalam cinta

Tiada aku selain Kau
Menyatu dalam kalbu sunyi

Tiada desir selain rindu Kau
Angin berhenti di kening batu

Aku hangat dalam Kau
Seisi langit dan bumi menyala bertasbih

Di pusar sesal akulah tangis
Selendang yang jatuh terbentang

Dalam pangkuanMu
Hanyalah matiku

2019

 

Sahur

bangun dari tidur
melepas kantuk ke dapur
tarhim dan tanda waktu
menyerap di atas meja sajian

makanlah, bekal harimu
menahan bimbang dan lapar
sebab lantun perut kerap menggoda sabar

sampai subuh kembali
membuka terang
kita pun mulai tualang
dengan kenyang terpahamkan

2019

 

Ebi Langkung lahir di Pasongsongan, Sumenep, Madura. Buku puisinya berjudul Siul Sapi Betina (2015).

PUISI KOMPAS, SABTU, 11 MEI 2019

Iklan

Written by Puisi Kompas

Mei 13, 2019 pada 8:29 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: