Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Archive for September 2016

PUISI DEDY TRY RIYADI

leave a comment »


Berlatih Solmisasi

 

/do/

 

Seperti kau yang ingin

Menuntaskan cemas,

ia pun berhasrat

menunaikan gegas

 

perjalanan yang dimulai

dengan pertanyaan sendiri

 

: mau dan mampukah kau

berjalan sampai batas paling nyeri?

 

/re/

 

Hanya kau, katanya, yang harus

menjawab seluruh perjalanan

dengan sepenuh kesanggupan.

 

Ia hanya beringsut – menjauh sedikit

pada sebuah sudut agar kau semakin

mengerti

 

: hidup tak cukup dijalani

dengan bersungut-sungut.

 

/mi/

 

Jika kau – lagi-lagi – berhenti

dan memikirkan untuk kembali

pada awal perjalanan ini,

 

ia

 

justru menyesali keputusannya

untuk bermimpi. Menaruh harapan

sejauh-jauhnya ke sebuah ujung

 

yang akan membuatnya bertarung

dengan siapa pun.

 

Termasuk dengan dirinya sendiri.

 

/fa/

 

Kau inginkan fajar yang lain.

Fajar dengan seekor kucing meringkuk

di atas keset di depan pintu

dan tak mengganggu seekor burung coklat

yang baru turun dari ranting jambu.

 

Ia tahu, namun tak bias menjanjikan

Hal semacam itu setiap pagi.

Dengan kecupan penuh ragu di dahimu

ia ingin buktikan – selalu ada cara berbeda

untuk memulai hari denganmu.

 

/so/

 

Perjalanan ini tidak ditentukan

oleh siapa pertanyaan: siapa memulai

dan mengakhiri? Juga bukan dengan

– mengapa dimulai dan diakhiri?

 

Seperti seorang berlatih solmisasi

dari kunci nada paling rendah,

sampai pada suaranya terasa tak sampai lagi,

tapi ia tidak berhenti.

 

Ia selalu melatih pita suaranya

agar semakin merdu bernyanyi.

 

Nanti.

 

 

/la/

 

“Jangan tanyakan berapa lama

kau harus bertahan,” katanya.

 

Ia terdengar seperti suara

manja di tengah pertempuran.

 

“Jangan pula tanyakan kapan

aku harus berhenti,” pintanya.

 

Ia seperti nyeri. Bertubi-tubi.

 

/ti/

 

Pada akhirnya, yang kau bisa
hanya mengetuk dan bernyanyi,
bukan lagi mengutuk dan bermimpi.

 

2016 Baca entri selengkapnya »

Written by Puisi Kompas

September 7, 2016 at 1:08 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

%d blogger menyukai ini: