Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

PUISI NI MADE PURNAMA SARI

leave a comment »

Kasuari

 

Seekor kasuari mengembara

pada tahun yang belum selesai disusun

Ruhnya piatu, bagai menyusur rimba raya

mencari bulan yang dulu dikenang

ketika terlahir sendirian, dikepung gigil malam

dan ibu mati diburu

 

Bertemu ia dengan kuda-kuda

liar berpacu dari sabana Sumba

Derap derunya serupa pakik monyang kami

melawan laju waktu, terasing dari masa lalu

Tak tercatat pada buku-buku sejarah ini

 

Kasuari merah pualam

pergi ke sungai tanpa muara

Seorang bocah mengurung arus

tawanya nyaring, mengandaikan diri bajak laut

Menyamar ikan-ikan bebatuan

Merompak mimpi segala perahu

yang karam sebelum sampai di Melayu,

Pesisir Madagaskar ataupun tanah janjian nun di mana

 

Pandang kasuari membayang

betapa ingin mengelana jauh

melampaui lembaran kain tenun

menuju hutan seberang pulau

bersarang di tengah kabut danau

memanggil kerdip bintang dan ruh para monyang

yang tak pernah menjenguknya barang sekali

 

Demikianlah saban malam

menyusur tenun yang belum usai itu

ia mencari rumah muasal yang dulu

entah di lembah mana, ngarai gunung yang mana

 

Sementara embun membasuhnya pelan-pelan

serupa air mata para dewata

 

2014

 

Aku dan Jiwaku

 

Aku dan jiwaku

berbaring berdampingan

kami telanjang

Bagai dua kanak remaja

Kami saling tatap

seolah lama tak perjumpa

 

Ia tampak lebih tua

waktu terlalu lekas baginya

Sedangkan aku serupa dulu

waktu telah lama berhenti

sebab ia bukanlah milikku lagi

 

Ke mana kau akan pergi

bila akhirnya kita mati?

 

Jiwaku tersenyum diam-diam

Balik tanya hal sama padaku

 

Aku mau pergi ke bulan

dipuja penyair dan kekasih malam kasmaran

Atau datang ke lain dunia

jadi tukang pos kesepian

tak jemu mengirim surat untukmu

 

Aku dan jiwaku

berbaringan berdampingan

menanti pagi datang

 

Di luar maut menunggu

menyamar hujan semalaman

menyemai mawar-mawar duri

di taman-taman

 

Di taman-taman

 

2014

 

 

Ni Made Purnama Sari lahir dk Klungkung, Bali, 22 Maret 1989. Ia lulusan Jurusan Antropologi Universitas Udayana dan kini melanjutkan studi di Universitas Indonesia. Puisinya antara lain termuat dalam antologi dwibahasa Couleur Femme (2010).

 

PUISI KOMPAS, MINGGU, 30 MARET 2014

 

Iklan

Written by Puisi Kompas

April 8, 2014 pada 11:36 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: