Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

PUISI ALIZAR TANJUNG

leave a comment »

Sampai Ujung

 

Jalan ini sudah sampai pada ujungnya,

sesudahnya rumput liar, tumpukan batu,

jurang terjal, dirimu yang bergantung

pada jalar akar kulit manis

menyembul di bibir tebing.

 

kau takut jatuh,

matamu juga,

bibirmu apalagi,

tapi hatimu telah jatuh dahulu

ke jurang,

tempat di mana hatiku jadi cakar

jantungku jadi taring.

 

aku gigit hatimu itu,

di tebing kau menjerit

angin menghempas dirinya,

bukit tiba-tiba menggandengmu,

tahukah kau itu, bukit itu juga aku.

 

(Padang, 2013)

 

 

 

Satu Kenangan Mengikat Jantung

 

aku telah belajar memetik daun mati

tomat ini, Su, meracun ulat, memupuk tanah,

menyimpul tali ke bilah betung,

memetik buah, mencicipi daging paling manis,

sebelum menjamu kau

menjadi tamu di ladangku.

 

aku rancang segala yang perlu,

mengajarkan kau memegang pompa,

menyimpul tali, menyemai urea,

menyentuh tanah yang manis ini,

berulang kali aku sayat tipis

tomat-tomat merah,

mencicipi di lidah, kelak ketika

kau menjadi tamu, lidahmu

tetap lembut di irisan tomat

yang kau petik sendiri.

 

kau datang, hatiku terpinang,

jantungku terikat, daun tomat gugur

di jarimu, tanah subur, lidahmu

tetap lembut,

Su, telah senang sebagai tamu.

 

ah, Su, kiranya kau tamu,

ya, kau tamu yang akan pergi,

kau ikat jantungku, kau bawa sepanjang jalan.

 

(Padang, 2013)

 

 

 

Tomat Orang Hilir

 

di hilir tomatornag besar-besar, pemiliknya etek,

pak etek, mamak. orang pupuk bersama tahi sapi,

tahi ayam, sepuluh karung buat memupuk serupa

menyambung hidupmu yang sekarat, setelah perut

petani dibanting harga murah di pasar bukitsileh.

 

di hilir ini ulat tomatnya juga besar-besar, orang racun

di pagi dan sore hari, gugur ulat menyuburkan batang,

batang subur dahan berbuah, orang petik tomat ini.

 

peti ini telah dipaku lima sisi, padanya pada lempung

yang kosong tomat-tomat telah dibariskan serupa

membariskan hidupmu pada lempung itu, kau paku sisi

atas, lengkap enam sisi itu dipaku rapat,

lengkap hidupmu, kau lingkari

kau bawa tomat itu ke pakan, tempat berdagang

segala hidup, pakan orang karangsadah.

 

(Karangsadah, 2013)

 

 

 

Alizar Tanjung lahir di Solok, Sumatera Barat, 10 April 1987.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam di

IAIN Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat.

 

 

PUISI KOMPAS, MINGGU 15 September 2013

Iklan

Written by Puisi Kompas

September 19, 2013 pada 4:41 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: