Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

PUISI MIRA MM ASTRA

with 4 comments

Tanah Sangir

 

Katakanlah,

sebelum habis kekuatan

burung-burung menguni

telah menyeru telu makasiou

 

di dedahan kayu bulan

apa makna pertemuan

ketika suatu waktu ruhku

tertuai angin tenggara

sebab didih garam

yang melaut di tubuh ini

terjerat di hampat padang lamun

menari lenso bersama penyu,

duyung dan ikan-ikan di terumbu karang

dalam biru kehilangan

dan kerinduan

 

Katakanlah, padaku

di tanah Sangir

sempurna apa darah ini menyerpih

hingga dadu mata tercelup

kuyup di batang kayu benang

sementara semilir kesepian

kau simpan di ceruk-ceruk waruga

 

Katakanlah,

isyarat kepulangan

sebelum redup temali bintang

terpukat di senyap jemari

orang-orang Bantik

dan kirimi aku bininta

hingga genap pelayaran

segala mimpi

dari tanah seberang

menuju Mahenang

 

5 Mei 2013

 

 

 

Majene

 

Majene, Majene

kurajut ungu garam pada jutaan titik

liang-liang kecil pada kulitku

sengan senyap ikan-ikan terbang

begitulah awal mula

matamu bertubuh dalam mataku

Banggae dan Pamboang

yang bangkit perlahan

dari celah kubur batu karang

menarik anganku dari rapuh belulang

 

di jarak lengang

kusemanyamkan luka pada gelombang

mengurai pasir

dan sehelai rambutmu ketemukan

menempel di bilah kandaruang mamea

lubuk waktu yang ditempa ombak liar

begitulah awal mula

kekuatanmu bertubuh dalam keletihanku

di tabuh rebana kata

menjelma tarian kuda-kuda sukma

 

Majene, Majene

di paras sasiq-mu

siapa bisa menduga bijak cuaca

angin tanjung berliku merentang rahasia

tempaan terik bulan dan derai hujan

suara-suaramu telah bertubuh dalam suaraku

larut di pucuk lidahku

menguncar mantra melaut mandar

pada damai cahaya mata posasi

ijinkan aku bersandar di sini

merumuskan angin sunyi

 

9 Mei 2013

 

 

 

Mira MM Astra lahir di Denpasar, Bali, 1978. Pernah belajar

Di Charles University dan Anglo-American University di Praha,

Republik Ceska. Karyanya termuat dalam antologi

bersama Langit Terbakar Saat Anak-anak Itu Lapar (2013).

 

 

KOMPAS, MINGGU, 23 JUNI 2013

Iklan

Written by Puisi Kompas

Juni 25, 2013 pada 5:47 pm

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. banyak sekali kosa kata yang sangat asing di telingaku… tapi membacanya keras keras membuat lidah ini myamam berintonasi dengan rentetan kata kata yang dipilihnya.. cantik

    Suka

    lampumerah

    Juli 2, 2013 at 12:52 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: