Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

PUISI MARIO F LAWI

with 2 comments

Lorosae

 

Kami tusukkan tubuh kami ke dalam amanat sirih,

Pinang dan kapur. Tangan dan kaki kami hanya dipatahkan,

Batok kepala kami dibelah sekadar, tulang-tulang kami

Dihaluskan perlahan. Bersepah kami senantiasa. Bagai masam

Dalam mulutmu. Bagi larsa di kakimu. Bagi laras di tanganmu.

 

Naimata 2011

 

 

 

 

Wirug

Tangan asap mengatup seperti para pelacur di pelataran gereja.

Ke dalam bara yang meletup, tubuh dupa yang sekarat –

Seumpama jiwa malang mereka –  kita lemparkan. Wewangi itu

Senantiasa menghiasi altar dan kurban persembahan, bukan?

 

Naimata 2011

 

 

 

 

Ekaristi

Pagi yang cacat

Mengulurkan anamnesis.

 

Kami berdiri di jalanan

Menyaksikan diriMu dikorbankan.

 

Di bawah salip,

TubuhMu yang jasad,

 

Kami koyak kelak

Dengan rasa lapar paling purba.

 

Naimata 2011

 

 

Mario F Lawi dilahirkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 18

Februari 1991. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas

Nusa Cendana. Bergiat di Komunitas Sastra Dusun Flambora.

 

KOMPAS, MINGGU, 9 SEPTEMBER 2011

Iklan

Written by Puisi Kompas

September 12, 2012 pada 2:27 am

Ditulis dalam Puisi

Tagged with

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Kerennn 🙂

    Suka

    puisikekasih

    September 26, 2012 at 5:43 pm

  2. […] PUISI MARIO F LAWI […]

    Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: